Motif pada Batik Cirebon dan Penjelasannya

Motif-pada-Batik-Cirebon-dan-Penjelasannya

Secara garis besar, motif yang terdapat pada batik Cirebon dibedakan menjadi dua. Berikut ini adalah pembagian motif batik Cirebon dan penjelasannya. Motif batik Cirebon yang pertama disebut dengan motif batik keraton. Motif ini berasal dari Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman di Cirebon. Ciri khas dari batik dengan motif keraton terdapat pada pola pada kain batik tersebut. Motif batik keraton memiliki makna yang simbolis dan bersifat religius. Motif tersebut harus mengikuti pedoman yang baku dan tidak boleh dirubah. Inilah yang mengakibatkan perkembangan motif batik keraton cenderung cukup lambat. Contoh motif batik keraton antara lain motif Patran Keris, Paksinagan Liman, Singa Barong dan Singa Payung.

Motif batik Cirebon yang kedua disebut dengan motif batik pesisiran. Motif ini tidak memiliki aturan yang baku seperti halnya pada motif batik keraton. Ciri khas dari motif ini adalah keluwesan dalam pola yang digunakan. Karakter masyarakat Cirebon yang terbuka terhadap orang asing mengakibatkan pola pada batik ini berkembang dengan pesat. Pola yang diterapkan dalam kain batik berkembang sesuai dengan permintaan pasar. Bahkan terdapat beberapa pola batik yang mendapatkan pengaruh dari Tiongkok, Persia dan Arab. Para pedagang asing yang berlabuh di pesisir Cirebon membawa serta kebudayaan mereka yang mempengaruhi perkembangan batik ini. Setelah mengetahui motif yang digunakan pada batik Cirebon dan penjelasannya, tentunya akan membuat Anda lebih mudah menentukan pilihan.

motif batik dan penjelasannya motif batik keraton terbaru Batik cirebon tulis motif batik keraton cirebon

You Might Also Like